Sama, tumben juga hari ini aku nulis 2 posting sekaligus. Aku pengen nulis banyak. Aku pengen tumplek blegg di sini. Tapi seperti jawaban pertanyaanmu tadi pagi. Dirumahku mungkin memang belum ada tulisan maupun bahasa. Makane aku pun gag bisa ungkapin semua yang pengen aku keluarkan dari dalam sini. (Laahh ellaahhh lebay nya keluar deh, hehehehe)
Jumat, 23 September 2011
Malas
Males males males males males males males males males males males males...............!!!!
Maafkan aku ikan2 kecil ... Maafkan aku ikan besar....... Kurang semangat kasih makan kalian.... Maafkan aku penggembala dombaku....
Selamat menunaikan ibadah sholat jum'at buat penggembala domba.....
(iya gag apa kamu panggil sayang....)
Kamis, 22 September 2011
Sedikit Terobati dengan Dehadiran Suaramu
Muph sedikit telat kasih makan ikan2 kecilmu.
Yaa... Jadi kebiasaan yang sebenere aku gag mau semua itu terjadi. Huhuhu mewek ketika ngliat kaka berangkat ke pesantren. Padahal aku tahu ini semua udah jadi jalan kami masing2 yang harus kami jalani meski gag lagi hidup dalam tempat dan tujuan yang sama kayak kemaren. Insya Alloh aku akan usaha buat jadi cewek feminim seperti yang kaka minta, meski butuh waktu buat merubah semuanya. Adek masih susah ngilangin kebiasaan2 jelek, sifat ke kanak2an, manja juga yang masih mewek ketika sadar kita dipisah.
Yaa... Jadi kebiasaan yang sebenere aku gag mau semua itu terjadi. Huhuhu mewek ketika ngliat kaka berangkat ke pesantren. Padahal aku tahu ini semua udah jadi jalan kami masing2 yang harus kami jalani meski gag lagi hidup dalam tempat dan tujuan yang sama kayak kemaren. Insya Alloh aku akan usaha buat jadi cewek feminim seperti yang kaka minta, meski butuh waktu buat merubah semuanya. Adek masih susah ngilangin kebiasaan2 jelek, sifat ke kanak2an, manja juga yang masih mewek ketika sadar kita dipisah.
Rabu, 21 September 2011
Kau Bersama Ikan Kecilmu, Aku Bersama Ikan Besarku
Pagi yang cerah untuk penggembala dombaku yang mungkin sekarang masih nyenyak dalam buaian sang dewi mimpi....
Setiap hari setiap saat selalu terima kasih tulus yang tak kan pernah behenti dari mulutku untuk penggembala dombaku. Terima kasih... Karena ikan-ikan kecilmu telah banyak menghiburku dengan tarian-tarian lincahnya.
Selasa, 20 September 2011
Aku Yang Akan Sepi Tanpamu
Setelah acara 7 hari wafatnya kakek aku merasakan hal yang paling aku benci. Kehilangan dan kesepian. Siapa yang akan aku mintai doa restu setelah orang tuaku? Siapa yang akan aku jadikan cermin dalam kehidupanku? Siapa yang akan aku suapin dan madi'in walau tak setiap saat aku bisa merawat kakek. Hanya penyesalan yang sampai sekarang membebani fikiranku. Kenapa aku kurang begitu memperhatikan beliau semasa masih hidup.
Minggu, 18 September 2011
Semangat Seorang Penggembala Domba
Tahu kah kamu, kaumnya adam,,, wanita yang bijak lagi solihah itu tak akan memandang mu hanya dengan ke dua mata cantiknya, namun dengan sesuatu yang tak dapat kamu lihat dan tak kan pernah bisa kalian tebak. Kenapa kebanyakan wanita lebih sering diam dan menunggu? Hal itu bukan karena wanita ingin memendam dan menyembunyikan masalah, namun diamnya wanita itu menunggu saat yang tepat untuk mengungkapkan semuanya.
Kau menyebutmu dengan penggembala domba yang aku tak tahu kenapa kau mengambil nama itu untuk julukanmu. Apa tujuan dan niatmu mengambil nama itu. Hanya ada satu yang bisa kusimpulkan walau semuanya hanya mungkin. mungkin dan mungkin.
Mungkin itu lah gambaran dirimu yang penuh dengan kesederhanaan, apa adanya, menerima semua karunia dari -Nya yang semua kau giring ke jalan yang baik. Suka berbagi, sosok yang semangat, yang selalu mementingkan orang lain dari pada dirimu sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)








