Pages

Subscribe:

Selasa, 25 Oktober 2011

Janji Itu


Dia bernama Zahra. Gadis pinggiran desa yang polos, menjalani hari-hari dengan keadaan sekitar yang serba apa adanya. Periang, tak mudah putus asa dan pantang menyerah untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan!! Setamat dari sekolah menengah atas, Zahra ingin melanjutkan ke sebuah perguruan tinggi swasta. Namun melihat keadaan orang tua yang serba sederhana, dia berfikir bagaimana bisa?? Dengan penuh keyakinan dan pantang menyerah dia mencari jalan bagaimana agar bisa masuk kuliah tanpa memberatkan orang tuanya. Alhamdulillah dia bisa masuk Perguruan Tinggi yang dia inginkan dengan sampingan menjadi seorang penjaga warnet di rumah Omnya.

Satu cita-cita Zahra selain menjadi sarjana muslimah yang bisa menjadi anak yang sesuai dengan yang keinginan kedua orang tuanya, Zahra ingin membuat bahagia orang tuanya menyempurnakan rukun Islam yang ke 5 ke Baitulloh. Segala macam cara dan pekerjaan dia lakukan, asal halal untuk tabungan khusus orang tuanya.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Kamu tahu....??


Hai, lumayan lama aku tak kasih makan ikan, tapi biar begitu setiap pagi masih selalu aku istiqomahkan mengunjungi aquarium tempat ikan-ikan kecilmu menari lincah.
Semenjak apa yang kita jalani berubah, masih kali ini aku menulis tentang hari-hari baru kita. Tapi bodohnya aku yang tak tahu dan tak ingat hari apa, tanggal berapa kita memulainya. Mungkin kamu ingat?? Tolong kasih tahu aku yah !!

Jumat, 14 Oktober 2011

Isak Tangis yang Tak Terdengar


Entah entah entah....
Kenapa judul posting kali ini gag jelas gitu. Aku lemah, bahkan untuk sekedar menulis apa yang aku rasakan saja aku tak mampu. Cengeng, lebay!!! Biar....!!!

Kamis, 13 Oktober 2011

Selamat Jalan Saudaraku


Menyesal selalu tempatnya dibelakang layar setelah kita melakukan adegan yang menurut kita udah 100% benar. Ternyata....
Tadi malam aku bermimpi potong rambut sepinggang, eh tapi sama tukang potongnya di pangkas sepundak. Aku mencak-mencak. Kata orang kalo kita mimpi potong rambut itu tanda kita akan kehilangan sesuatu atau seseorang. Nah itu dia... Saudara sepupuku dari keluarga Bapak berangkat ke Kalimantan tanpa pamit ke aku. Ya Alloh aku ............................................................................................................. Susah ungkapinnya..