Dia bernama Zahra. Gadis pinggiran desa yang polos, menjalani hari-hari dengan keadaan sekitar yang serba apa adanya. Periang, tak mudah putus asa dan pantang menyerah untuk mendapatkan sesuatu yang dia inginkan!! Setamat dari sekolah menengah atas, Zahra ingin melanjutkan ke sebuah perguruan tinggi swasta. Namun melihat keadaan orang tua yang serba sederhana, dia berfikir bagaimana bisa?? Dengan penuh keyakinan dan pantang menyerah dia mencari jalan bagaimana agar bisa masuk kuliah tanpa memberatkan orang tuanya. Alhamdulillah dia bisa masuk Perguruan Tinggi yang dia inginkan dengan sampingan menjadi seorang penjaga warnet di rumah Omnya.
Satu cita-cita Zahra selain menjadi sarjana muslimah yang bisa menjadi anak yang sesuai dengan yang keinginan kedua orang tuanya, Zahra ingin membuat bahagia orang tuanya menyempurnakan rukun Islam yang ke 5 ke Baitulloh. Segala macam cara dan pekerjaan dia lakukan, asal halal untuk tabungan khusus orang tuanya.






